Tuesday, 8 March 2011

Siapkan Masa Depan, Sebelum Melangkah

Sementara itu, disinggung mengenai pertanyaan tentang “persiapan untuk menjadi insan yang sukses dan mempunyai masa depan yang cerah” dari 51 pelajar , ternyata banyak yang mengaku “Sudah” pada posisi tertinggi. Disusul dengan opsi “belum” diklasemen kedua, sedangkan diposisi terakhir bersemayam “opsi lain” yang punya banyak statement yang berbeda-beda.
69% Resya mengaku “sudah” mempersiapkan masa depannya. Muh. Fajrul Falah Munif salah satunya, dia merasa sudah mempersiapkan masa depannya dikarenakan dia sudah merencanakan masa depannya, maka dia akan mempunyai motivasi untuk menggapai masa depannya itu. “Karena, kalau kita sudah merencanakan masa depan kita. Maka kita akan mempunyai motivasi untuk mencapai masa depan itu,” tutur siswa MAN 2 yang duduk dibangku X-5ini. Dukungan kini datang dari dua sejoli XI IPA MA NU TBS yaitu Abdul Lathif Azhar Al Hanan dan Muhammad Taqiyuddin. “ Sebenarnya masalahnya bukan sudah atau belum. Melainkan mau atau tidak untuk mempersiapkan masa depan kita dengan sebaik-baiknya.” Tutur Lathif. Dan Taqiyuddin juga menambahkan, “Oh, kalau yang satu ini bagi saya adalah sebuah keharusan yang willy nilly harus dilakukan.” Tambahnya dengan kesungguhan yang sungguh-sungguh. Dukungan terus mengalir bak aliran sungai ciliwung(ups…. Kali gelis maksudnya.red), kini kontingen SMA N 1 Kudus yang tak mau ketinggalan. Niken adalah perwakilannya, dia berujar bahwa dia sudah mempersiapkannya namun belum maksimal. “Sudah, tapi belum maksimal” ungkap siswi yang duduk dibangku kelas XI A 4 dengan singkat, jelas dan padat.
Berbeda dengan itu, 25% Resya(13 pelajar) merasa “belum”mempersiapkan masa depannya. “Karena, aku harus membenahi sesuatu-sesuatu yang kurang sebelum mempersiapkan masa depan.” Tutur M. Mahbub Ulil Albab XI IPA 2 dengan polos. Karena kepolosan Mahbub membuat shohibah ajnabiyahnya yaitu Syarofis Si’ayah ikut memilih opsi “belum”. Dia ber’illat bahwa dia masih berikhtiyar menentukan masa depan, jadinya dia belum berani mengatakan sudah. “Masih berikhtiyar untuk menentukan masa depan, akan tetapi halangan dan rintangan yang selalu ada. Sehingga saya belum bisa
“Whoy..... whoy.... whoy...” begitulah teriyakan Resya yang menentang kedua opsi mereka. Sebanyak 3 Pelajar memilih “opsi lain” dengan bermacam-macam argument yang keluar dari mulut mereka. Yang pertama argument dilontarkan R. Hanifatunnisa, dia beranggapan bahwa persiapan masa depannya tidak bisa dibilang sudah atau belum. Karena dia masih masa sekolah dan masa sekolah adalah masa persiapan. “Tidak bisa dibilang sudah atau belum, karena pada masa sekolah ini, kita masih dalam tahap persiapan masa depan.” Tutur pelajar SMA N 1 Kudus. Dukungan juga datang dari MADIPU TBS yaitu Zidni Ilma, dia berasumsi persiapan masa depannya sedang dalam proses. “Karena saya masih sekolah dan belajar. Jadi untuk menjadi insan dan masa depan yang cerah masih dalam proses.” Ujarnya. Rekan sekelasnya juga berargument bahwa persiapan masa depannya sedang dalam masa pembelajaran. “Karena masa depan masih menanti, kita tidak tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. Namun tetap berusaha.” Ujar Ainul Faroh.[A_Ra]

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html