Wednesday, 11 May 2011

FPI, Dalangnya ??

Sementara itu, ketika disodori pertanyaan tentang “Dalang dari seringnya islam dijuluki agama kekerasan”. Sebanyak 50 Resya yang ikut ambil suara, ternyata jumhur Resya memilih opsi “non muslim”, sedangkan posisi kedua ditempati oleh opsi “muslim” dengan prosentase 22%. Dan di posisi buncit, didiami oleh “opsi lain”.
74 % (37 Resya) sepakat memilih opsi “Non Muslim” yang menjadi dalangnya. Suara dimulai dari kontingen SMA N 1 Kudus yaitu M. Iqbal T. Dia berasumsi kalau mereka ingin menjatuhkan agama islam, “karena ingin menjatuhkan islam” ujarnya, Siswa kelas XI S 1. Dukungan juga dating dari duo Mu’allimat yang digawangi Pimpinan Redaksi dan Redaktur Pelaksana Akrimna. “karena menurut mereka terjadinya peperangan dengan umat islam dikarenakan islam yang memulainya, mereka berusaha untuk membela dan menutupi kesalahan yang diperbuat oleh golongan mereka waktu itu” celetuk Lu’luul Kamaliyah XI IPA 2 MA NU Mu’allimat. Sementara itu Khikma Khusnia yang diplot menjadi Pemred Akrimna mengatakan kalau mereka tidak suka dengan islam dan bla-bla-bla. “Because they dislike islam religion. They want to destroy islam” tambahnya setelah bermake up berjam-jam.
Lain ladang, lain pula belalang. Sebanyak 11 Resya (22%) memilih opsi “muslim”. Tak ragu-ragu Trio Bae (saingane trio macan ia….. Hhe…..)serempak mengatakan dalang dari islam sering dijuluki agama kekerasan adalah FPI. Trio yang dimotori oleh Habib Ali XI IPA 4, Irfan Maulana XI IPA 4, Jati Widnu XI IPA 3 serempak ber’illat “FPI”. Dukungan juga datang dari Zulaikha Salma. Siswi yang duduk di bangku XI-A4 SMA N 1 Kudus mempunyai pendapat kalau beberapa orang islam ada yang fanatik dan memahami islam menganjurkan untuk kekerasan. “Karena beberapa orang muslim yang terlalu fanatik dan kurang memahami islam yang sesungguhnya selalu melakukan tindakan kekerasan dengan alasan berdasarkan ajaran Islam” koarnya. Tak mau ketinggalan, kini anak Punkringan Ngegot bersuara. “ Perilaku ekstrim yang dilakukan sekelompok muslim telah menimbulkan opini bahwa islam itu keras” ujar siswa XI C (Bhs 1) MA NU TBS yang punya nama M. Hasan Shiddiq.
Sedangkan Chusnul Chotimah II Wustho mewakili 2 Resya yang memilih “opsi lain” berpendapat kalau yang menjadikan islam sering mendapatkan julukan agama kekerasan karena muslim yang plin-plan atau tidak mengetahui hakikinya agama islam, dan non muslim yang tidak mengetahui keislaman(eo moh ra mbak,,,,, agamane dewe wae durug jejeg, ngurusi agamane wong liyo,,, koyok kurang kerjaan wae). “Muslim yang plin-plan / tidak tahu bagaimana islam sebenarnya dan orang non muslim yang tidak ingin mengetahui keislaman” sendiko dawuh santriwati MADIPU TBS. [A_Ra]

2 comments:

  1. Ada catatannya kalo kita pernah mengeluarkan statement begitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada kang, coba sampeyan tanyain bagian kearsipan redaksi buletin El_Insyaet adik-adik saya kang. itu dari buletin el insyaet edisi ke 40 kalo tidak salah.

      Delete

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html