Wednesday, 11 May 2011

ISLAM IS PEACE RELIGION’s

Perdamaian adalah suatu hal yang selalu diserukan agama islam. Nabi Muhammad SAW adalah insan kamil yang bisa mendamaikan seluruh umat didunia. Nabi Muhammad SAW selalu menyerukan kita untuk damai. Dan Islam sendiri juga mengajarkan kita untuk perdamaian. Islam selalu mencintai perdamaian, baik itu berupa kerukunan beragama, solidaritas, dan kebersamaan dalam islam itu sendiri. Islam Is Peace, Okey.......
Disuguhi first question about “Islam itu Damai” sebanyak 51 pelajar dari perwakilan madrasah dan sekolah di Kabupaten Kudus, 94%(48 Resya) memilih opsi “sangat setuju”.
M. Taqiyuddin mengawali pendapat, pelajar MA NU TBS ini berasumsi bahwa hakikatnya islam itu damai, apabila semua insan memahami dengan keseluruhan dari islam itu sendiri. “ Pada hakikatnya islam memang damai, bila kita memahaminya secara menyeluruh” ujar siswa yang didaulat sebagai Lurah PP ”MUS-Yq” lil banin. Dukungan datang dari shohibah ajnabiyahnya yang datang dari kontingen SMA N 1 Gebog. “Karena agama Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk bertindak anarkhis” ungkap Nailiyyatul Izzah yang yaya’ wonten bangku XI IPA 2.
Dukungan terus berjatuhan bak jatuhan air terjun Amazon(adoh-adohan, air terjun montel ae ono ogh......) datang dari Syarofis Si’ayah XI A U, dia berillat “Coz jika Islam itu gag damai, saya yakin agama islam pasti akan musnah. Coz menjadikan agama islam tetep berdiri adalah sebuah perdamaian itu / persatuan itu.” Tutur Siswi MA NU Banat dengan lantangnya. Karena kelantangan ning Ophez (panggilan Syarofis Si’ayah) akhirnya Rikyan Hanif S. XI IPA 2 MA NU TBS pun ikut memilih opsi yang sama dengan ning Ophez. Akan tetapi Ryan(sebutan Rikyan Hanif S.) beropini dengan alasan yang sangat aneh bin nganehisasi Al Ngawuri. “ Dimana ada islam disitu ada damai dan dimana ada gula disitu ada semut hHa.......” ujarnya setelah penjelajahannya didunia maya. Tak mau ketinggalan siswa SMA N 1 Kudus juga ikut urun komentar, dia merasa bahwa dia telah menemukan kedamaian di islam(wah hebat z..... udah bisa jadi penemu, Hhe....). “ Saya menemukan kedamaian di Islam” koar Riski Dwi P. XI A 5.
Sementara itu, 3 Siswa memilih opsi “Kurang setuju” dengan argument-argument yang berbeda-beda. Diawali dari pendapat Annisa Eka Zakiah XI IPA 1 MA NU Mu’allimat, “geh leres islam niku agami cinta damai. Tapi, dlm kenyataanipun tiyang islam katah engkang do tukaran.... geh nopo geh....?!?”.Dengan tata krama Annisa yang sangat lembut dan nada yang halus, akhirnya sang pangeran Bibur Justin pun terlena dan mendukung Annisa. “Sekarang ini islam terpecah menjadi banyak aliran, dikatakan damai tergantung aliran islam itu sendiri” ujar Habibur Rahman XI A MA TBS. Dukungan juga datang dari sodara sejenisnya Bibur, Sofyan Bayu N. X D. “Karena kenyataan yang ada memang islam tidak dapat sepenuhnya dikatakan damai karena banyak sekian dari macam-macam pertikaian, itu terjadi dlm kaum islam itu sendiri” tambah Santri asal MA Qudsiyyah.[A_Ra]

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html