Wednesday, 11 May 2011

ISLAM IS PEACE




وما أرسلناك إلا رحمة للعالمين
“Dan Tidaklah kami mengutusmu (Muhammad), kecuali menjadi rahmat bagi seluruh alam.”

Kekerasan dalam islam, maupun kerusuhan lintas agama yang dimulai Islam itu adalah fenomena-fenomena yang akhir-akhir ini selalu panas digembor-gemborkan. Namun image Islam bahwa Islam itu agama kekerasan ataupun Islam agama pedang, sudah dikampanyekan pasca perang salib oleh orang-orang non muslim yang tidak suka toleransi. Mereka selalu menuduh bahwasanya cara dakwah islam itu adalah cara dakwah pemaksaan dan juga dengan cara tumpah darah.
Padahal, jika kita menilik sejarah masuknya islam ke Indonesia. Bahwasanya Islam itu masuk dengan damai. Dengan kearifan agama yang bersanding dengan pengakulturasian budaya lokal. Sehingga dalam konteks masuknya islam di Indonesia adalah masuknya Islam yang bersifat damai. Namun orang non muslim yang punya misi agar Islam hancur mengelak sejarah masuknya islam di dunia. Dan kenapa Islam sering berperang melawan orang-orang non muslim, dikarenakan orang non muslim yang memulai peperangan. Coba lihat ketika zaman Rasulullah SAW menjadi pemimpin di madinah, apakah rasulullah pernah memerangi orang-orang kafir yang menjadi warganya? Rasulullah hidup damai bersanding dengan berbagai agama, suku dan ras.
Dalam kamus besar Islam dalam hal social-horizontal selalu mengajarkan Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Basyariyyah, dan Ukhuwah Wathoniyyah. Ukhuwah Islamiyyah adalah hubungan baik antara orang Islam, sedangkan Ukhuwah Basyariyyah adalah hubungan baik dengan sesama manusia baik itu orang non muslim, dan Ukhuwah Wathaniyyah adalah hubungan sesama warga Negara yang terjalin baik. Ketiga hubungan itu adalah landasan utama dari agama islam untuk hidup bersosial. Sehingga Islam adalah agama yang menganjurkan damai pada sesama muslim, sesama manusia dan sesama warga Negara. Karena terlalu banyaknya firqoh dalam islam, sehingga Islam yang tidak punya sudut pandang tadi, dan punya pemahaman yang salah mengakibatkan image islam bukanlah agama yang arif dan damai dimata non muslim.
Contohlah figur-figur yang selalu mencintai perdamaian dalam Islam sendiri maupun lintas agama. Seperti halnya Rasulullah Muhammad SAW ataupun KH. Abdurrahman Wahid. Dan doktrin dalam diri anda, bahwasanya Islam adalah agama yang mencintai perdamaian, pluralisme, kerukunan beragama, toleransi, solidaritas sesama.[AHC/red]
(dimuat elinyaet edisi 44)

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html