Sunday, 1 January 2012

Demak, Kotaku


Barangkali kau meneriaki kotaku dengan kota Kali
Atau kala kau mengejek kotaku kering kala kemarau dan becek kala musim hujan
Namun apakah kau tak mengerti tentang peradaban agama kalian
Atau kala menyinggung keramat pada Auliya’ yang sering kalian puja-puja

Untuk kawanku sekota Demak;
Kenapa kalian malu tentang kota kita, sehingga kau nebeng kota tetangga
Kalian bilang aku anak Jepara, aku anak Kudus dan aku anak Semarang atau anak Pati
Namun aku akan bersumpah pada Tuhan bahwa aku orang Demak

Untuk kalian yang tak suka dengan kotaku;
Tentunya kalian tahu tentang jangongannya para Wali
Atau tentang Raden Fatah, Kangmas Kalijaga, Sultan Trenggono, Siti Jenar bahkan Ki Ageng Sela
Yang mengukir kisah di tanah Demak, hingga sejarah berkata Demak kota Wali

Demak, kotaku
Tempatku bernaung
Ibundaku dan ayahandaku terlahir
Aku takkan pernah malu dengan Demak, kotaku
Meski kalian bilang Kota Kali, atau tanggul terpanjang
Bahkan nek ketigo rak iso cewok, nek rendeng rak iso ndodok
Namun Demak tetap kotaku
Kotaku
Dan kotaku



Syawwal 1432 H
Habib Arafat

(Dimuat di buletin Rumah Diksi edisi #8 April 2012)

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html