Friday, 31 August 2012

Malu Mengaku Aku Kemaluan

Sebenarnya kita lupa pada kelamin yang basah,
yang anyir.
Dan kita merasa berkepala tanpa berhati.
Di tiap hari.
Di tiap nanti,
Di Tiap Mati

Atau sebenarnya kita malu.
Berkata kemaluan itu adalah aku
Dan kita selalu berlomba di ujung kematian-
berlomba memperbesar kemaluan
kemaluan-kemaluan di gampar-gampar
Di sana
Di mana-mana

Syawwal 1433 H, Habib Arafat

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html