Sunday, 24 March 2013

Risalah Argumen; tentang Angin dan Kebinalan Manusia serupa Hewan


"kenapa kau seperti ini?" tanya Angin lembut.
" tidak apa-apa" jawabmu: manusia serupa hewan.
angin yang tertipu dalam risalah argumen yang kau bilang ini argumen tingkat tinggi,
akan tetapi mata dan nadamu tak sanggup kau ajak bermain kekonyolan.

memperkosamu. bukan berarti tak ada percaya yang tertancap pada harga dirimu. tapi ia hanya mencari sepercik air yang suci.
kau malah menampar mata angin dengan argumenmu.
hingga gairah memerkosaanmu memuncak, dan kau malah meronta seolah kau tak apa dan angin yang mengada.

angin tak butuh risalah argumenmu:  yang menggiling jagad raya.
angin hanya butuh kesucian kata dan hatimu.
karena angin mencintaimu seperti dia mencintainya dan perawatnya.

Syawwal 1432
 
keterangan foto: diambil saat pementasan baca puisi di STAIMAFA Pati, dan tidak adahubungannya dengan puisi ini.

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html