Sunday, 17 February 2013

Puisi

puisi itu perasaan atau intlektual? katamu puisi intlektual yang tajam lalu merajam.
berulang kali kau mengkritiki puisiku terlalu dangkal untuk dikuliti.
para peramu lainnya menyoal cita rasa yang tercipta pada tiap bait-bait puisiku.
kegelisahan selalu mendekapku saat aku mendiskripsikannya pada seminar-seminar, diskusi-diskusi yang sarat istilah.
lalu bagaimana aku mendiskripsikannya?

Shaffar 1434

Jepretan by: Vanera eL-Arj

0 tanggapan:

Post a Comment

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html